Chan Indonesia Teacher
Counting and Following the Breath/ Anapanasmrti

Metode mengamati napas mungkin adalah metode yang paling umum ditemui di dalam berbagai tradisi meditasi Buddhisme. Sejak zaman Buddha Gautama, napas dinilai sebagai objek perhatian yang bersifat “netral” di dalam latihan meditasi dan oleh karenanya disarankan.

Chan memiliki dua metode dalam mengamati napas, yaitu: menghitung napas dan mengikuti napas.

Dalam mengaplikasikan kedua metode ini, seorang praktisi Chan tidak mengatur proses bernapas. Ia mengizinkan napas berlangsung secara alami. Relaksasi yang kokoh dibutuhkan agar proses bernapas terjadi alami dan tidak diatur.

Praktisi memulai dengan metode menghitung napas, memberi angka hitungan di akhir napas keluar. Seiring dengan pikiran yang semakin tenang dan mengendap, praktisi akan secara alami mengikuti napas, “lupa” untuk menghitung napas tanpa niat meninggalkan hitungan tersebut. Praktisi akan merasa “hadir bersama dengan napas” tanpa buah pikir (kognisi) atas kondisi tersebut. Ini adalah kondisi pada saat pikiran telah benar-benar hadir dan terjangkarkan di kekinian, bersama napas.